Bagi anda blogger yang juga seorang Programmer yang ingin
menempatkan syntax coding di blog anda, Ada beberapa cara untuk
menampilkan syntax coding di blog.Salah satunya adalah menggunakan tag
<code>
codenya. . . .
</code>
cara tersebut adalah cara termudah dan terpraktis yang pernah saya gunakan untuk menampilkan syntax coding di blog, sebenarnya masih ada beberapa cara lagi. Yakni menggunakan syntax highligh. Tampilannya jika menurut saya lebih menarik daripada hanya menggunakan tag code saja.
Yakni menggunakan JavaScript Google Code Prettify, caranya anda tinggal copas kode , pada tepat diatas tag
</head>
tag head, dapat anda temukan pada Layout > Edit HTML, centang Expand Widget Templates, gunakan Control + F untuk menemukan tag /head
jika sudah ketemu, copykan code ini tepat diatasnya
<link href="http://google-code-prettify.googlecode.com/svn/trunk/src/prettify.css" type="text/css" rel="stylesheet" />
<script type="text/javascript" src="http://google-code-prettify.googlecode.com/svn/trunk/src/prettify.js"></script>
setelah itu tambahkan script loader nya pada tag body, masih pada edit html, silahkan anda cari tag body dan ganti menjadi seperti ini
ganti menjadi seperti ini
<body onload="prettyPrint();">
Jadi begitulah caranya menampilkan syntax code di blog.
Read More..
image from googleBagi anda pengguna Windows mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya
Aplikasi Portable. Yakni sebuah aplikasi yang dapat dijalankan langsung melalui media Flashdisk. Sempat kemarin salah seorang teman bertanya,... "Bagaimana menjalankan
aplikasi portable di linux ? " lalu saya kembali bertanya kepada dia "Extensi file nya apa..?" dia jawab "exe" ya jelas tidak bisa, karena setau saya
linux gak bisa jalanin file exe, mungkin kalo ada program Wine nya bisa,, tetapi masalahnya kita tidak dapat menambahkan
aplikasi Wine kedalam komputer tersebut dikarenakan masalah permission. Masalah berhenti sampai disini tanpa adanya jawaban.
Lalu secara tidak sengaja saya membaca sebuah artikel disalah satu Majalah di kampus yang terbit bulan ini, yakni mengenai Aplikasi Portable di Linux. Nah mungkin ini dia jawabannya, website ini beralamat di
http://portablelinuxapps.org/
Portable aplikasi yang ada cukup banyak meliputi :
- Firefox
- Gimp
- Inskcape
- Wireshark
- Ophcrack
- Putty
- VLC
- Pidgin
- dsbg
yang perlu anda ingat sebelum menjalankannya anda harus merubah permission file tersebut, caranya klik kanan file tersebut dan centang executable nya...
Sekian semoga bermanfaat
Artikel Saya lainnya :
Read More..
Linux merupakan
Operating System yang bekerja dengan multiuser oleh karena itu setiap file maupun direktori dalam
Linux memiliki identitas kepemilikan. Identitas ini dibagi menjadi 3.
- owner : pengguna yang menciptakan file (pemilik file)
- other : pengguna di luar owner dan group
kepemilikan ini dapat dirubah dengan menggunakan perintah
chown, berikut syntaxnya...
chown <owner> nama_file
sedangkan untuk kepemilikan grup dapat dirubah dengan menggunakan perintah
chgrp dengan syntax berikut . . .
chgrp <group_owner> nama_file
Hak akses terhadap suatu file di Linux berarti setiap file diatur siapa saja yang berhak mengaksesnya, model aksesnya dibedakan menjadi tiga yakni :
- read (r) : file dapat dibaca
- write(w) : file dapat dimodifikasi
- execute (x) : file dapat dieksekusi
Setiap file atau direktori mempunyai ketentuan akses other dan kombinasi yang mengatur izin akses terhadap suatu file, untuk kepemilikan owner dan group dapat melakukan read, write dan execute, sedangakn other hanya dapat melakukan execute.
Izin akses pada suatu file dapat diubah dengan cara menggunakan perintah chmod,
chmod <u|g|o> <+/-> <r|x|w> nama_file
notasi <u|g|o> digunakan untuk menentukan izin user, group atau other yang ingin diubah statusnya...
notasi <+/-> digunakan untuk menambah atau mengehilangkan izin
notasi <r|x|w> digunakan untuk menentukan status izin read(r), execute(x), dan write(w)
Selain cara diatas juga dapat menggunakan cara Metode Oktal, berikut syntaxnya
chmod --- nama_file
Untuk mengubah izin akses suatu file dengan metode oktal membutuhkan tiga bilangan yakni, bilangan pertama untuk user, bilangan kedua untuk group, dan bilangan ketiga untuk other, angka yang mewakili sebagai berikut :
karakter r (read) diwakili oleh bilangan 4
karakter w (write) diwakili oleh bilangan 2
karakter x (execute) diwakili oleh bilangan 1
tanpa izin akses diwakili oleh 0
contoh :
jika kita akan mengubah izin suatu file agar akses write, read, dan execute hanya pada diri kita, sedangkan user lain tidak bisa..
chmod 700 nama_file
angka 700 didapat dari
4(r) + 2(w) + 1(x) = 7, sedangkan yang 0 0, karena kita akan mengubah untuk diri kita sendiri yakni user, maka hanya bilangan yang pertama kita rubah, bilangan kedua (group) dan ketiga (other) kita beri nilai 0.
Sekian artikel dari ini.
Artikel ini saya dapat dari sebuah Buku yang berjudul
Linux System Administrator
karangan
Wilfridus Bambang Triadi Handaya
dkk
Artikel Saya lainnya :
Read More..