Selamat Datang di Pratomo Wijoyo Berikan Komentar Anda untuk Kemajuan Blog ini

Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Januari 2011

Stack tunggal Pemrograman C++

Oke, dah lama gak posting tentang pemrograman nie, sekarang mencoba lagi posting sesuatu hal tentang pemrograman, kali ini tentang Stack tunggal Pemrograman C++.

Sebelum ke materi lebih jauh, saya akan menjelaskan sedikit apa itu Stack. Mudah nya Stack itu dapat diartikan sebuah tumpukan, dan mempunyai sifat yang terakhir yang duluan. Atau biasa disebut LIFO (Least in First out).


http://id.wikipedia.org/wiki/Stack_(struktur_data)

Dalam ilmu komputer, stack atau tumpukan merupakan sebuah koleksi objek yang menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out), yaitu data yang terakhr kali dimasukkan akan pertama kali keluar dari stack tersebut. Stack dapat diimplementasikan sebagai representasi berkait atau kontigu (dengan tabel fix



Jika kita sudah bermain2 dengan Stack, berarti kita juga akan bermain2 dengan Array, karena penyajian data Stack ini semuanya menggunakan Array. Contoh Deklarasi umum pada sebuah Stack adalah code berikut :



#define MAX 50
#define true 1
#define false 0

char stack[MAX];
int top


Dilihat dari kode diatas, besarnya sebuah Stack itu statis, tetap tidak dapat flexibel.

Operasi yang ada pada Stack Tunggal

1. Fungsi Init
digunakan untuk membuat Stack baru yang masih kosong


void init(void)
{
top=0;
}


2. Fungsi full
digunakan untuk mengecek apakah sebuah Stack sudah penuh atau tidak


int full(void){
if(top==MAX) return(true);
else return(false);
}


3. Fungsi Empty
digunakan untuk mengecek apakah Stack kosong atau tidak


int empty(void){
if(top==0) return(true);
else return(false);
}


4. Fungsi Clear
digunakan untuk mengosongkan sebuah Stack, Stack ini akan dianggap kosong bila ujung atas Stack berada pada index array 0


void clear(void){
top-0;
cout<<"Stack dikosongkan";
}


5. Fungsi Push
digunakan untuk mengisikan sebuah data ke dalam Stack, sebelum memasukkan sebuah data akan dilakukan pengecekan apakah Stack penuh atau tidak


void push(char info){
if(full()!=true)
{
top++;
stack[top]=info;
}
else cout<<"Stack penuh";

}


6. Fungsi Pop
fungsi ini digunakan untuk mengeluarkan data teratas pada Stack dengan syarat yakni stack tidak boleh kosong


char pop(void){
char info;

if(empty()!=true)
{
info=stack[top];
top--;
return[info];
}

else cout<<"Stack kosong";

}


setidaknya itulah fungsi2 yang harus ada pada sebuah Stack tunggal

Artikel Saya lainnya :


Read More..

Rabu, 01 Desember 2010

Mengenal Shell Bash Programing

Dalam artikel ini saya ingin membahas mengenai Shell Bash Programming. Shell Bash Programming adalah pemrograman Shell yang berjalan under linux, shell itu sendiri merupakan sebuah command intepreter yang berfungsi untuk menerjemahkan perintah.

Shell linux yang biasa atau umum digunakan adalah Bash, merupakan pengembangan dari Bourne Shell dari Universitas Berkeley California. Dalam pembuatan file script yang menggunakan perintah shell dapat menggunakan editor vi, untuk melihat jenis shell yang digunakan dapat menggunakan perintah echo @SHELL jalankan melalui Terminal linux anda. Dan untuk melihat version dapat menggunakan perintah bash --version.

Untuk menjalankan file script Bash dapat dilakukan dengan menuliskan bash name_file.sh di jendela terminal, ataupun dapat juga dengan menaikkan atribut akses file dengan perintah chmod +x name_file kemudian eksekusi dengan menuliskan ./name_file.sh


Berikut contoh sederhana script Bash


#!/bin/bash
# file : echo.sh
echo "Hello word"
echo "First time on Bash"




ketikkan code diatas dengan editor teks vi di terminal anda, kemudian simpan dengan nama echo.sh dan jalankan script diatas dengan perintah bash echo.sh

Di dalam pemrograman Bash, sama seperti pemrograman lainnya, yakni memiliki logika pemrograman yang sama yakni sequential (berurut), conditional (kondisi), looping (perulangan). Untuk contoh yang sequential kita dapat mengambil contoh dari script echo.sh sebelumnya.

Untuk logika conditional, terdapat dua penerapan alur yakni if dan else, syntaxnya seperti yang saya tampilkan dibawah ini


if <ekspresi>
then
<expresi>
fi


Atau terkadang kita mendapatkan masalah if else yang bercabang, maka syntaxnya sebagai berikut :


if <ekspresi>
then
<perintah>
elif <expresi>
then
<perintah>
else
<perintah>
fi


Selain menggunakan if - else bercabang, biasanya kita juga sering menggunakan seleksi dengan case penerapan syntaxnya sebagai berikut :


case $variable in
pola1)
<perintah1>
pola2)
<perintah2>
pola3)
<perintah3>
esac


Bersambung . . . .



Read More..